Hobi Traveling Perhatikan Keselamatan Jiwa Kita

[traveling]

Traveling adict. Dimana suatu kondisi seseorang yang maniak traveling, bahkan mereka yang memiliki jiwa petualang selalu memiliki keinginan untuk menjelajah alam kapan saja dan dimana saja. Namun ada sisi yang sering dilupakan oleh penyuka traveling, inilah yang akan kita bahas di posting kali ini.



Traveling identik dengan alam terbuka. Tempat tempat yang minim memerhatikan keselamatan  jiwa para petualang maupun pengunjungnya. Tidak jarang banyak sekali para penjelajah alam harus meregang nyawa di perjalanan secara sia-sia. Hanya proteksi diri para petualanglah satu-satunya cara agar meminimalisir terjadinya accident di perjalanan.

Sudah saatnya para penjelajah alam memiliki pemikiran tentang bagaimana memproteksi dirinya dari kemungkinan marabahaya yang mengancam nnyawanya ketika traveling. Salah satunya adalah perindungan dirinya sendiri dan keluarga yang ditinggalkannya. 

Tidak bisa dipungkiri jiwa-jiwa petualang ini akan terus mengeksplor apa yang baru hingga ia sampai ke tujuan, namun mereka seringkali tidak menyadari ada banyak bahaya yang mengintai perjalanannya. Entah itu keselamatan perjalanan atau transportasi yang ia gunakan, keselamatan ketika di tempat tujuan traveling, baik itu faktor alam maupun faktor perbuatan manusia. Tentu harus dipikirkan oleh para penjelajah alam ini.

Oleh karena itu para traveler sejati adalah orang-orang yang berpikir ke depan baik untuk keselamatan dirinya, keluarganya maupun alam tempat ia tuju.

Apa saja persiapan seorang traveler sebelum ia memutuskan untuk berpetualang:

Memahami medan yang di tuju

Traveler yang tidak pernah pergi ke gunung dan kenal dengan alam pegunungan jangan pernah mencoba jelajah alam sendirian di gunung. Sehebat apapun seseorang bila ia masih memiliki nyawa maka ia tetaplah manusia biasa yang bisa dikalahkan oleh makhluk asing. Oleh karena itu apabila Anda hendak berpetualang di tempat baru silahkan ajak teman untuk mendampingi.

Persiapan kebutuhan perjalanan

Traveler memerlukan bekal perjalanan yang cukup. Baik dana maupun keperluan pribadi. Dana terkait dengan biaya perjalanan, biaya makan dan biaya tak terduga. Semua harus selalu tertulis dalam catatan perjalanan. Memang ada traveler nekad yang seringkali dilakukan oleh-orang-orang tertentu. Namun selalu siap siaga menghadapai segala kemungkinan terjadi ketika di perjalanan bukankan itu baik? Keperluan pribadi juga tak kalah penting seperti identitas diri, alat komunikasi, alat navigasi, dokumentasi pribadi serta pakaian. 

Alat komunikasi

Di tempat-tempat wisata yang dituju traveler, seringkali ditemukan keterbatasan alat komunikasi misalnya di pegunungan, pulau terpencil, desa yang sunyi tidak ada akses sinyal telepon, Untuk itu diperlukan komunikasi kepada keluarga terdekat dan orang-orang terdekat yang telah di berikan pesan tentang kepergian kita ke suatu tempat. Hal ini dimaksudkan apabila kita tidak bisa dihubungi oleh mereka setidaknya ada yang mengabarkan tentang keberadaan kita. 

Perlindungan Jiwa

Sebagai makhluk sosial maka kita harus menyayangi diri kita sendiri karena ada orang-orang di sekitar kita yang juga menyayangi kita. Maka perlu adanya jaminan kesahatan dan keselamatan diri Anda ketika dalam perjalanan. Anda tidak mau kan, ketika dalam perjalanan menjelajah alam meninggalkan keluarga tercinta, anak, istri dan ibu tanpa adanya persiapan? 

Apabila terjadi sesuatu hal yang di luar jangkauan pikiran manusia misalnya kejadian kecelakaan ketika dalam perjalanan traveling apa yang harus dilakukan? Oleh karena itu sebagai orang yang menyayangi diri sendiri dan keluarga sebaiknya mempersiapkan diri sendiri akan kemungkinan bahaya yang mengintai ketika di perjalanan nantinya. 

memiliki asuransi  jiwa untuk menjamin semua orang yang kita sayangi termasuk diri kita sendiri agar terjamin kesehatan dan keselamatan di perjalanan

Cara yang paling aman adalah dengan memiliki asuransi  jiwa untuk menjamin semua orang yang kita sayangi termasuk diri kita sendiri agar terjamin kesehatan dan keselamatan di perjalanan. Asuransi jiwa bertujuan untuk menjamin keselamatan dirinya dan keluarga yang ditinggalkan. Untuk diri sendiri dapat menjadi suntikan dana segar ketika mengalami accident di perjalanan, harus menjalani rawat jalan karena suatu penyakit. Serta untuk keluarga adalah jaminan bantuan hidup apabila kita menerima takdir harus lebih dahulu menghadapi kematian. 

Saat ini asuransi jiwa banyak dimanfaatkan oleh para traveler untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi ketika perjalanan. Bahkan ketika memesan suatu tiket pesawatpun jiwa penumpang telah memiliki asuransi. 

Bagaimana, sudah siapkah kita berpetualang dengan aman dan tenang? Buat kamu yang Hobi traveling perhatikan keselamatan jiwa kita agar selamat di perjalanan dan bisa kembali ke rumah dengan sehat. 



1 comment:

  1. Aaahh iya ya. Terima kasih banyak atas sharingnya.

    ReplyDelete

Cie-cie yang sudah berkunjung tapi tidak berkomentar... kenalan yuk. Biasanya kalau tamu selalu meningalkan jejak. Silahkan berkomentar yang sopan ya..