Pesona Pantai Lais yang Memukau

Happy Family TripJalanHamidah kali ini akan mampir ke wisata alam pantai nan indah memukau yakni Pesona Pantai Lais yang memukau 

Pulau Mini Pantai lais

Tiap  Lebaran Idul Fitri tiba, apabila kendaraan kami melewati jalur pantai menuju ke arah jalan lintas Bengkulu-Padang pasti mampir ke Pantai Lais. Sekedar melepas lelah suami menghentikan laju kendaraan untuk beristirahat merenggangkan otot. Lumayan jauh perjalanan mudik tiap lebaran. Dari Unit 6 Bengkulu Utara menuju Kota Bengkulu kira-kira 3 -4 jam perjalanan kadang anak-anak rewel dan meminta turun untuk membeli makanan ringan.

Tempat yang paling tepat untuk beristirahat melepas lelah adalah Pantai Lais. Jangan dikira seperti pantai-pantai pada umumnya yang landai dan berpasir. Sebutan Pantai Lais sebenarnya tidak terlalu cocok untuk wisata ini karena kita tidak melihat yang mana pantainya. Tidak ada pasir-pasir halus atau ombak-ombak bersahabat. Di sini hanya ada tempat peristirahatan sambil menikmati pemandangan deburan ombak ganas menghantam daratan. 

Daratan yang kian terkikis karena abrasi pantai

Satu-satunya pemandangan yang indah di tempat ini adalah sebuah pulau kecil yang mirip bongkahan tanah sisa abrasi pantai. Inilah yang menjadi daya tarik pengunjung apabila melewati tempat ini. Dahulu ada sebuah pohon kelapa yang menjulang tinggi sebatang tumbuh di atas bongkahan tanah yang mirip pulau mini tersebut. Namun seiring dengan waktu pohon kelapa bertambah tua dan akhirnya mati. 

Tapi saat ini sudah ada calon pohon kelapa penggantinya. Tidak tau persis bagaimana caranya pohon kelapa tersebut bisa hidup ditengah-tengah pulau itu, Karena jangankan bisa dijangkau pengunjung, melihat deburan ombak yang kian besar dan berbahaya di sekitar pulau itu rasanya tidak mungkin ada pengunjung yang berani mempertaruhkan nyawanya menyebrang ke pulau kecil itu.

Beberapa pengunjung terlihat melepas lelah atau sekedar jalan-jalan ke Pantai Lais bersama teman dan keluarga mereka. Terlihat ada yang menggunakan kendaraan pribadi, kendaraan bermotor yang terparkir di sekitar lokasi. 


Ombak Pantai lais yang tiap detik menumpahkan kekuatannya


Ombak besar yang menabrak tebing yang terbuat dari napal setiap detik menumpahkan seluruh kekuatannya. Apalagi hanya pulau kecil itulah satu-satunya tameng daratan agar terhindar dari keganasan Lautan Samudera Hindia.  Setiap hari ombak-ombak ganas ini menerjang daratan dan mengikisnya. Tak heran kalau tiap tahun selalu saja ukuran daratan berkurang dihempas ombak. 

Di sepanjang daratan di buat pagar pembatas untuk menghindari kecelakaan pengunjung  nyebur ke dalam ombak. Hiyy ngeri banget. Sayangnya, pembatas hanyalah terbuat dari kayu dan bambu seadanya. Jauh dari kesan jaminan keamanan.

Ombak besar berkali-kali menabrak tebing napal setiap detik menumpahkan seluruh kekuatannya.

Berkali-kali aku dan suami mengingatkan anak-anak untuk tidak mendekat ke pinggir jurang, Rasa ngeri dan takut selalu saja melintasi pikiran apalagi ditambah deburan ombak besar yang sesekali menerpa pipi. Aku sampai terpana, kok bisa-bisanya ombak sedemikian jauh id dasar jurang bisa sampai ke daratan tempat para pengunjung berdiri.

artikel terkait : Tempat Wisata yang Ramai di kunjungi di Bengkulu

Tak kurang dari 5 meter jarak dari daratan tempat pengunjung beristirahat dengan permukaan pantai. Persis seperti jurang yang menganga. Ngeri sekali euyyy. Rasanya kalau ada benda yang terjatuh ke sini tidak akan pernah kembali lagi deh. Apalagi sewaktu-waktu ombak besar kian beringas menampakkan kekuatannya menghempas apa yang ada di depannya. 

pengunjung hanya dapat menikmati pemandangan pantai dari jauh


Kalau punya pikiran buruk mau terjun ke bawah jangan pernah berharap bisa kembali lagi ke rumah deh, hanya mukjizat Allah SWT itulah yang bisa membuat Anda selamat dari keganasan ombak dan cadasnya karang di dasarnya. 

Sayang sekali pemerintah belum sepenuhnya menyentuh Pantai Lais. Hal ini terbukti minimnya fasilitas pendukung di tempat ini. Tidak tersedianya WC umum hingga pengamanan yang seadanya terkesan  objek wisata ini sangat terpinggirkan.

Sebenarnya pengunjung bisa mengambil foto dengan latar spot cantik pulau mini. Bagi yang tertantang nyalinya bisa saja turun ke bawah dan merasakan sensasi deburan ombak yang menggila. Nanum tentu saja harus ekstra berhati-hati karena ombak yang sangat besar serta angin laut yang bertiup kencang bisa saja membuat badan oleng dan tergelincir di karang. 

Bangunan pondok hasil swadaya masyarakat untuk istirahat pengunjung


Sebaiknya jika Anda ingin merasakan sensari deburan ombak harus didampingi oleh pemandu yang memang sudah berpengalaman. Jangan sesekali turun sendiri tanpa teman. Bisa-bisa Anda tidak bisa pulang lagi deh. 

Apa saja yang bisa Anda lihat di Pantai Lais :
  • Berfoto dengan latar pemandangan Pantai Lais yang unik
  • Beristirahat dengan panganan es kelapa muda seger, bakso dan sate
  • Melepas lelah di pondok-pondok yang dibuat masyarakat sekitar secara swadaya
  • Merasakan sensasi ombak besar 

Untuk menuju lokasi Anda dapat menempuh perjalanan darat dari Kota Bengkulu ke Kecamatan Lais kira-kira 30 km. Untuk kendaraan umum saat ini bisa saja Anda gunakan travel atau bis dengan tujuan Kota Bengkulu – Muko-muko. 

Ke depan kita berharap ada perhatian pemerintah terhadap Pantai Lais. Jangan sampai Potensi Wisata ini hilang bersama abrasi pantai dan tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Beberapa yang perlu dibenahi oleh pemerintah :

  • Pembangunan Penahan tebing. Hal ini berfungsi untuk mencegah terjadinya abrasi pantai yang tiap hari menggerus daratan. 
  • Pembangunan fasilitas umum seperti tempat beristirahat, MCK, dan Musollah.
  • Penertiban pedagang yang membuat lokasi pantai menjadi tidak terawat, dan kumuh.
  • Pembangunan jalan dan area pejalan kaki.

Setelah usai melepas penat dan berfoto-foto di sekeliling Pantai Lais. Kami segera melanjutkan perjalanan pulang ke Kota Bengkulu. Masih sekitar 1,5 jam perjalanan lagi agar sampai ke Kota Bengkulu. Berhubung mobil sengaja melaju dengan kecepatan sedang jadi tidak terlalu tergesa-gesa hingga sampai ke rumah. 

Nantikan post JalanHamidah selanjutnya ya tentang keindahan alam Indonesia lainnya. Happy FamilyTrip


19 comments:

  1. keren.. mirip kaya di Bali ya ada tebing2nya juga.. 😊 salam kenal ya mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mirip. trimakasih atas kunjungannya

      Delete
  2. Amazing banget ya pantainya, ngeri-ngeri sedap gitu.

    ReplyDelete
  3. Wah asyik ya...
    Saya blm tahu daerah Bengkulu selain gubernurnya Pak Rohidin...
    Ditunggu cerita lainnya ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..Pantengin terus jalan Hamidah ya mba, biar lebih mengenal Bengkulu

      Delete
  4. Halo mba, awalnya liat pulau mini jadi bertanya tanya gimana nyebrang keaana. Eh teryata hanya bisa memandang ari jauh ya. Ombaknya gede banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, aku juga bingung kok pohon kelapanya bisa hidup disana apa ada orang yg Ngelempar

      Delete
  5. Wow Pantai Lais keren itu ada tebing2nya,memang menarik itu yang pulau kecil mirip bongkahan tanah sisa abrasi pantai ya. JAdi mau narsis di sana.

    SAlam kenal ya Mbaa

    ReplyDelete
  6. Harusnya potensi alam begini digalakkan yaa, mba..
    Biar pada penasaran, trus berkunjung ke Bengkulu.

    Sukaaa banget sama pemandangannya.
    Sejuuk di mata.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget, sayang ya aset wisata daerah

      Delete
  7. ombak gede ga aman buat main di pinggir pantai nih. Ngelamun aja deh di saung yang ada

    ReplyDelete
  8. Ombaknya besar banget, walaupun gak gerak tapi keliatan mbak efeknya

    ReplyDelete
  9. cock mbak. buat refrensi saat weekend ini :):)

    ReplyDelete
  10. jadi pengen ke pantai,sejuk nian pemandangannya

    ReplyDelete
  11. penampakan pantainya udah seperti di daerah tapak tuan (aceh)
    penuh karang dan ombak yang besar

    ReplyDelete

Cie-cie yang sudah berkunjung tapi tidak berkomentar... kenalan yuk. Biasanya kalau tamu selalu meningalkan jejak. Silahkan berkomentar yang sopan ya..